Yukternak.com
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

ATASI MURAI MALAS BERKICAU KARENA KEGEMUKAN


Ekormurai – ATASI MURAI MALAS BERKICAU KARENA KEGEMUKAN - Burung Murai atau biasa disebut Murai Batu adalah salah satu burung yang cukup populer di Indonesia. Burung ini sering dipelihara karena suaranya yang merdu dan indah, sehingga banyak dipakai untuk mengikuti kontes-kontes kicau burung. Namun, menghadapi masalah dengan burung peliharaan, seperti Murai Malas Berkicau karena kegemukan, bisa menjadi hal yang cukup menjengkelkan bagi sang pemilik. Banyak yang menganggap bahwa kondisi kesehatan dan pola makan burung dapat mempengaruhi performa bunyi kicauannya. Oleh karena itu, dalam artikel ini kami akan membagikan tips-tips untuk mengatasi masalah Murai Malas Berkicau karena kegemukan agar performa kicaunya tetap optimal.

ATASI MURAI MALAS BERKICAU KARENA KEGEMUKAN

Diyakini bila Murai batu terlalu gemuk maka efek sampingnya adalah burung jadi malas berkicau dan suaranya pun kecil, untuk itu kicau mania berharap bisa memiliki murai batu yang ramping, panjang dan Proporsional – dalam artian sesuai besarnya kepala, leher dan bodinya. Biasanya burung dapat kegemukan bila kelebihan EF yang mana kelebihan itu bisa terjadi saat burung menjalani masa mabung atau ganti bulu. Karena saat mabung, burung membutuhkan banyak asupan nutrisi untuk segera mengganti bulu bulu yang sudah rusak dengan bulu bulu baru yang halus dan bagus maka banyak kicau mania yang menggelontor jor joran EF secara berlebihan setiap hari, sementara dalam masa mabung burung sangat jarang di jemur. 

Burung yang sering kegemukan dalam masa mabung/rontok bulu adalah : Cendet, Kacer, Cucak Ijo, Murai Batu, Kenari dan berbagai burung kicauan lainnya.

  • Karena asupan makanan yang berlebihan itu tadi, Murai Batu menjadi gemuk dan malas berbunyi, Cara Mengatasi Burung Kegemukan adalah :
  • Kembalikan porsi makan ke porsi sebelum mabung
  • Tingkatkan pemandian dan penjemuran hingga benar benar puas, karena dengan penjemuran yang cukup akan banyak energi dan lemak yang terbakar sehingga burung lama lama akan menjadi kurus. selain itu dengan penjemuran yang cukup diyakini juga mampu meningkatkan volume kicauan karena memiliki nafas yang panjang dan kuat.
  • EF yang paling banyak memberi pengaruh efek gemuk adalah Ulat Hongkong dan Kroto, mengganti EF dengan Jangkrik dan Ulat Kandang saja diyakini beberapa kicau mania bisa menghindari burung dari kegemukan.

Dalam mengatasi burung murai yang malas berkicau karena kegemukan, sebenarnya banyak hal yang bisa kita lakukan mulai dari pemberian makanan yang tepat, memberikan lingkungan yang bersih dan sehat, serta menjaga keseimbangan antara istirahat dan latihan. Sebagai pemilik burung, kita harus memperhatikan kesehatan dan kenyamanan burung kita agar dapat tumbuh dengan baik dan aktif. Semoga dengan melakukan tips dan trik yang telah dijelaskan di atas, burung murai kesayangan Anda dapat bersemangat kembali untuk berkicau yang merdu dan mempesona.

Cari tahu tentang berbagai macam informasi tentang burung murai dan lainnya di ekormurai.com

Posting Komentar untuk "ATASI MURAI MALAS BERKICAU KARENA KEGEMUKAN"