Yukternak.com
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bonsai Tertua Di Dunia

Ekormurai.com - Bonsai merupakan sebuah seni memangkas tanaman menjadi miniatur yang dibudidayakan dalam pot kecil. Di dunia, terdapat banyak jenis bonsai yang menarik perhatian, termasuk Bonsai Tertua Di Dunia. Bonsai tertua di dunia ini memiliki sejarah yang panjang dan menarik untuk diketahui. Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang Bonsai Tertua Di Dunia dan mengungkap cerita di balik keindahan tanaman miniatur ini.

Bonsai Tertua Di Dunia

Asal Mula Bonsai

Bonsai berasal dari Jepang yang menjadi suatu seni dalam menumbuhkan dan membentuk pohon dalam ukuran miniatur dengan menggunakan teknik pemangkasan. Orang Jepang menganggap bonsai sebagai suatu bentuk seni dan spiritualitas.

Sejarah Bonsai Tertua di Dunia

Bonsai tertua di dunia ditemukan di Jepang dan menjadi salah satu kebanggaan negara tersebut. Pohon bonsai ini sudah berusia lebih dari 1000 tahun dan disimpan di Kuil Shunkoin di Kyoto, Jepang. Pohon itu disebut sebagai "Saiho-ji" yang pada awalnya ditanam pada awal abad ke-12 oleh seorang biksu bernama Muso Soseki.

Ciri-ciri Bonsai Saiho-ji

Bonsai Saiho-ji memiliki tinggi 160 cm dan memiliki diameter sekitar 70 cm. Jenis pohon bonsai yang dimiliki Kuil Shunkoin ini adalah spesies pinus merah Jepang (Pinus densiflora). Pohon bonsai di Kuil Shunkoin disimpan di area yang berbingkai dan dikelilingi oleh ratusan lilin yang membentuk suasana yang indah dan mistis.

Perawatan Bonsai Saiho-ji

Menjaga bonsai tetap subur dan cantik adalah suatu keahlian dan seni tersendiri. Orang-orang yang merawat bonsai Saiho-ji adalah para biksu yang memiliki keahlian khusus dalam merawat bonsai. Perawatan bonsai meliputi pemangkasan akar, pemangkasan daun dan cabang, serta pemindahan bonsai saat musim dingin dan musim panas.

Nilai Seni Bonsai Saiho-ji

Bonsai Saiho-ji adalah salah satu bonsai tertua di dunia dan menjadi kebanggaan Jepang. Bonsai tersebut memiliki nilai artistik dan spiritual yang tinggi karena memiliki usia ribuan tahun. Pohon ini juga menjadi simbol dari kesabaran dan kebahagiaan yang dapat dicapai dari memelihara suatu keindahan alam yang telah hidup ribuan tahun. Gambar Bonsai Saiho-ji

Bonsai Tertua Di Dunia

Bonsai merupakan sebuah seni dalam menumbuhkan tanaman dalam pot dan membentuknya sedemikian rupa menjadi sebuah tanaman kecil tapi kokoh dan indah dipandang mata. Bonsai sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu di Cina dan kemudian menyebar ke Jepang dan Korea. Namun, ada satu bonsai yang diakui sebagai yang tertua di dunia, yaitu sebuah bonsai ulmus (elm) yang disebut "Futo Maki".

Asal Usul

Bonsai Futo Maki pertama kali muncul pada abad ke-17 dan diyakini berasal dari Jepang. Bonsai ini kemudian dibawa ke Taiwan oleh seorang kolektor bonsai bernama Kwanichi Kawahara. Kemudian bonsai ini juga diperoleh oleh seorang kolektor bonsai dari Taiwan bernama Kuo Kuan Chun pada tahun 1993.

Nama Latin

Bonsai Futo Maki memiliki nama latin Ulmus parvifolia, yang merupakan spesies pohon elm kecil yang berasal dari Cina, Jepang, dan Korea. Spesies ini sangat populer di kalangan bonsai karena jumlah daun yang banyak dan ukuran yang kecil.

Ciri-ciri

Bonsai Futo Maki memiliki tinggi sekitar 30 centimeter dan diameter batang sekitar 8 sentimeter. Batangnya tumbuh ke arah kiri dan bercabang tiga. Daunnya kecil dan berwarna hijau, dengan margin tepi daun yang bergelombang.

Harga

Bonsai Futo Maki memiliki harga yang sangat mahal, karena usianya yang lebih dari 300 tahun. Saat ini, bonsai ini disimpan di Arboretum Nasional Taiwan dan diperkirakan harganya mencapai miliaran rupiah.

Cara Merawat

Untuk merawat bonsai Futo Maki, diperlukan pengendalian air dan nutrisi yang baik untuk menjaga kelembapan tanah yang stabil dan memastikan tanaman tidak kurang atau kelebihan air. Selain itu, bonsai ini membutuhkan cahaya yang cukup untuk fotosintesis dan pertumbuhan yang sehat.Bonsai Futo Maki adalah contoh sempurna dari keindahan alam dan kekuatan manusia dalam menciptakan karya seni. Jika dirawat dengan baik, tanaman kecil ini dapat bertahan hidup selama ratusan bahkan ribuan tahun. Menumbuhkan bonsai juga dapat membantu mengembangkan kesabaran, kreativitas, dan rasa menghargai alam. Oleh karena itu, merawat bonsai dapat menjadi hobi yang bermanfaat dan menyenangkan.

Terima Kasih Telah Membaca

Setelah membaca tentang Bonsai Tertua Di Dunia, apakah kamu merasa tertarik untuk memiliki satu bonsai di rumah? Jangan khawatir, kamu bisa mulai dengan memulai merawat bonsai yang paling sederhana terlebih dahulu. Siapa tahu, di suatu hari nanti, kamu bisa seperti Pak Amami dengan memiliki bonsai yang begitu indah dan tua. Terima kasih telah membaca artikel ini dan jangan lupa kembali lagi untuk membaca artikel menarik lainnya di masa depan!

Posting Komentar untuk "Bonsai Tertua Di Dunia"