Yukternak.com
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ini dia Cara Sukses Ternak Burung Kacer Biar Cepat Bertelur

Ekormurai
Ini dia Cara Sukses Ternak Burung Kacer Biar Cepat Bertelur
Pandemi Covid-19 yang masih melanda Indonesia membuat banyak orang beralih ke usaha ternak sebagai sumber penghasilan utama. Salah satu jenis ternak yang populer di Indonesia adalah burung kacer. Namun, untuk mencapai sukses dalam usaha ternak burung kacer, dibutuhkan pengetahuan dan keterampilan dalam merawat burung agar cepat bertelur. Berikut adalah metode dan strategi dalam merawat burung kacer agar sukses dalam ternak.

Ini dia Cara Sukses Ternak Burung Kacer Biar Cepat Bertelur

Cara Ternak Burung Kacer – Cara Sukses Ternak Burung Kacer Sangkar Gantung Biar Cepat Bertelur. Burung kacer sekarang marak untuk peliharaan di rumah ataupun untuk di lombakan atau kontes dan mungkin bisa juga untuk bisnis karena sekarang banyak yang ternak. Ternak kacer bisa dibilang sangat menyenangkan bagi sobat penghobi burung kacer. Beternak atau menangkar burung kacer memang membutuhkan kesabaran tinggi, khususnya bagi pemula. Tidak sedikit pemula yang gagal, dan memilih berhenti dari pada melanjutkan ternaknya. Maka dari itu, simak informasinya mengenai Ternak Burung Kacer biar sukses pada info di bawah ini.
Burung kacer, termasuk salah satu diantara jenis burung kicauan yang paling banyak digemari di seluruh kawasan Asia, dan seluruh kawasan Asia Tenggara termasuk di Indonesia. Berbagai macam jenis kacer menjadi salah satu faktor burung ini begitu diminati oleh pecinta burung kicau, karena setiap jenis memiliki karakter masing-masing yang unik. Sehingga ternak kacer dewasa ini sudah banyak dilakukan oleh pecinta burung di tanah air. Beberapa varietas atau jenis burung kacer yang sering diusahakan oleh pecinta burung adalah beternak burung kacer jawa atau Chopsycus sechellarum, serta menangkar kacer poci atau dalam bahasa latinnya (Copsychus saulari). Simak Cara Agar Burung Kacer Cepat Gacor.
Beternak atau menangkar burung kacer tentu menjadi kegiatan yang menyenangkan untuk para pecinta burung, diantara kalangan pecinta burung, burung kacer merupakan jenis burung yang sudah akrab dengan mereka. Sebagai salah satu burung petarung yang sulit untuk dijinakkan, berternak Burung Kacer membutuhkan kesabaran dan keuletan serta sedikit bakat khususnya bagi pemula. Banyak hal yang perlu dipelajari. Tidak sedikit pemula yang gagal, dan memilih berhenti di tengah jalan. Bahkan ada juga yang gagal sebelum berjalan, hanya karena induk jantan dan induk betina yang tidak mau berjodoh, atau sebab-sebab lainnya. Simak juga Membedakan Kacer Jantan dan Betina.

Cara Sukses Ternak Burung Kacer Biar Cepat Bertelur

Namun Walau demikian, tidak sedikit pula para breeder (penangkar) yang kemudian berhasil dengan sukses berternak burung ini baik untuk dijual maupun untuk menciptakan jagoan-jagoan yang akan di ikutkan ke dalam lomba burung kicau. Perlu diketahui, penangkaran kacer memiliki prospek cerah mengingat permintaan konsumen yang terus meningkat. Bahkan banyak yang memperkirakan, tren penjualan kacer akan mengungguli murai batu, karena harga jualnya relatif lebih terjangkau. oleh karena itu hanya sekedar berbagi dari pengalaman banyak penangkar yang bung-gacor kenal berikut adalah beberapa cara untuk ternak kacer :

Cara Sukses Ternak Burung Kacer Biar Cepat Bertelur

Berikut adalah beberapa tips singkat mengenai cara penangkaran kacer bagi Anda yang berminat untuk berternak atau membudidayakan burung ini.

A. Mempersiapkan Kandang

Mempersiapkan kandang sebenarnya sangat fleksibel sekali dimana kita bisa memilih antara menggunakan metode sangkar gantung atau menggunakan kandang yang berukuran besar dan profesional.

Jika Anda memilih menggunakan sangkar gantung, perhatikan beberapa hal berikut ini.

– Kandang setidaknya berukuran 50 x 50 x 50 cm, bisa terbuat dari apa saja.

– Burung bisa dijemur untuk merangsang birahinya.

– Di dalam sangkar, setidaknya disediakan sarang untuk bertelur, atau Anda juga bisa menyediakan bahan-bahan yang digunakan untuk pembuatan sarang.

Keuntungan Menggunakan Metode Sangkar Gantung

Keuntungan yang paling kita rasakan saat menggunakan metode ini adalah hemat tempat, lebih praktis dan tidak repot tentunya.

Hasilnya pun tidak kalah dengan metode kandang karena metode ini juga bisa memberikan keturunan yang sama baiknya dengan metode penangkaran. Bahkan, beberapa breeder mengatakan bahwa, kebanyakan anak dari Kacer yang di kembangbiakan dengan metode sangkar memiliki hasil yang jempolan.

Kandang Metode Penangkaran

Sedangkan bagi Anda yang lebih memilih menggunakan kandang profesional, ukuran menjadi sangat relatif namun setidaknya apabila Anda ingin memberikan tempat yang leluasa, sebaiknya kandang berukuran minimal, 90 x 90 x150 Cm atau lebih.

Kandang dibuat menggunakan dinding batu bata dan batako di sebelah kiri dan kanannya tanpa diplester. Kemudian di bagian depannya Anda bisa memberikan kawat ram atau strimin dan sediakan setidaknya 2 pintu untuk membersihkan kandang dan mengganti makan serta minum.

Jangan lupa menyediakan bahan-bahan yang akan digunakan untuk pembuatan sarang oleh induk burung atau anda juga bisa menyediakannya sarang yang bisa dibeli di toko burung yang terdapat di kota Anda.

Selain menyediakan bahan yang akan digunakan untuk pembuatan sarang, Anda juga harus menyediakan dkeramba yang berukuran cukup besar sebagai tempat mandi. Sediakan juga batu batu kecil atau kerikil beserta pasir-pasir, karena induk betina sering melakukan hal-hal aneh seperti membawa kerikil ke dalam sarangnya.

Jika Anda ingin membuatkan sarang sendiri, Anda bisa membuat kotak terlebih dahulu menggunakan triplek atau papan berukuran 15 x 15 x 15 cm kemudian ditutupi dengan rumput-rumput kering yang kedalamannya mencapai 8 hingga 12 cm.

B. Memilih Induk

Keberhasilan dalam penangkaran Burung Kacer bisa dikarenakan banyak faktor. Baik itu pemberian makan, perawatan, Bentuk kandang, dan satu lagi yang tidak boleh dilupakan adlah, pemilihan induk yang baik.

Besarnya persentase pemilihan induk yang baik dalam menurunkan atau menghasilkan anak yang juga baik, mengharuskan kita lebih selektif dalam memilih induk terbaik, sepeti:

1.Pilihlah induk betina maupun jantan yang jinak.

2.Selain memilih induk yang jinak, Anda juga diharuskan memilih induk yang sehat kondisi fisik maupun psikologinya. Artinya, apabila burung rajin berkicau maka kemungkinan anaknya pun akan memiliki gen yang sama.

3.Usia burung untuk betina setidaknya 1 tahun dan untuk pejantan setidaknya 1,5 tahun atau 2 tahun.

C.Proses Penjodohan

Penjodohan dimulai dari perkenalan yang setidaknya bisa dilakukan selama 1 atau 2 minggu menggunakan dua buah sangkar atau menggunakan kandang bersekat. Masukkan induk betina terlebih dahulu agar ia terbiasa untuk beradaptasi.

Setelah burung betina beradaptasi, masukkan burung jantan bersama sangkarnya dan jangan dilepas terlebih dahulu. Hal tersebut dimaksudkan untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti perkelahian yang bisa berakibat fatal. Baca Mengatasi Kacer Mbagong.

Selama proses penjodohan berlangsung, Anda bisa memberikan makanan ekstra agar membuat kedua burung lebih bergairah dan membutuhkan satu sama lain serta siap untuk melakukan reproduksi. Selain itu, pemberian extra food (EF) juga akan memberikan beberapa manfaat seperti, dapat meningkatkan kualitas telur, meningkatkan kualitas anak, dll.

D. Pemberian Makan dan Perawatan

Kandang sebaiknya selalu dibersihkan secara rutin, minimal 2 kali dalam seminggu. Begitu juga dengan pemberian pakan dan penggantian air, sebaiknya tidak dilakukan terlalu sering. Ini dimaksudkan untuk memberikan konsentrasi kepada burung terutama pada saat penjodohan dan agar perkawinan bisa berlangsung. Simak juga Makanan Kacer Supaya Cepat Gacor.

Hindari gangguan gangguan constant atau gangguan yang terlalu sering. Pakan harus tetap diberikan secara rutin seperti biasanya, bisa berupa voer berkualitas dan jangan lupa memberikan makanan ekstra berupa kroto maupun jangkrik 5 hingga 10 ekor per hari.

E. Anak Burung Kacer

Jika proses penjodohan berhasil, induk betina Burung Kacer akan bertelur sebanyak 2 atau 3 butir yang akan dierami selama kurang lebih 14 hari. Selama proses pengeraman sebaiknya Anda mengurangi gangguan dan biarkan burung betina berkonsentrasi.

Namun, perlu Anda perhatikan apabila, induk Burung Kacer tidak berhasil menetaskan telurnya yang disebabkan karena stres atau yang lainnya.

Jika terdapat pengalaman tidak menyenangkan seperti Burung Kacer yang enggan mengerami atau membuang telurnya, sebaiknya Anda menggunakan metode yang lain seperti metode inkubator.

Setelah menetas, anak burung atau piyikan bisa terus dirawat oleh induk burung maupun oleh Anda. Pada umumnya, burung bisa diambil setelah berusia 10 hari untuk diloloh menggunakan voer yang diencerkan menggunakan air hangat dan untuk diberikan perawatan.

Demikian ulasan tentang Cara Sukses Ternak Burung Kacer Biar Cepat Bertelur yang dapat disampaikan. Semoga bermanfaat dan Semoga sukses..!!

Ternak kacer, cara ternak kacer biar cepat bertelur, ternak kacer kandang gantung, kandang ternak kacer sederhana, kandang ternak kacer minimalis, cara menjodohkan kacer, cara beternak kacer untuk pemula, sarang kacer buatan.


Dalam artikel ini, kita telah mempelajari beberapa cara sukses dalam beternak burung kacer agar bisa cepat bertelur. Melakukan pemilihan burung yang sehat dan produktif, memberikan asupan pakan yang sesuai, serta memberikan perawatan dan pengembangan ruangan ternak yang optimal adalah faktor penting dalam mencapai hasil yang diinginkan. Namun jangan lupa, di balik semua pengorbanan dan kerja keras, ada kepuasan yang tak ternilai saat melihat burung kacer yang kita ternak bisa menyumbangkan telur-telurnya setiap harinya. Selamat mencoba dan semoga sukses!

Cari tahu tentang berbagai macam informasi tentang burung murai dan lainnya di ekormurai.com

Posting Komentar untuk "Ini dia Cara Sukses Ternak Burung Kacer Biar Cepat Bertelur"