Yukternak.com
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Membuat Bonsai dengan Gaya Tanuki Style

Ekormurai.com - Selamat datang di situs kami yang membahas tentang segala macam hal seputar dunia bonsai. Kali ini, kami ingin membahas mengenai bonsai tanuki style atau yang biasa disebut dengan bonsai pohon rakit. Bonsai tanuki style merupakan salah satu teknik dalam seni bonsai yang cukup unik dan menarik perhatian para penggemar bonsai. Teknik ini dilakukan dengan menyatukan atau menempelkan batang pohon yang sudah tua ke dalam batang pohon bonsai yang masih muda dan kecil. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan tampilan yang unik dan menyenangkan mata saat kita mengagumi bonsai tersebut. Simak terus artikel ini untuk mengetahui lebih lanjut tentang bonsai tanuki style!

Bonsai Tanuki Style

Bonsai Tanuki Style adalah teknik bonsai yang terkenal di Jepang. Teknik ini melibatkan penggabungan kayu mati dengan pohon hidup sehingga hasilnya seperti bonsai yang disebut tanuki.

Apa itu Bonsai Tanuki Style?

Bonsai Tanuki Style adalah teknik membuat bonsai dengan menggunakan kayu mati sebagai dasar yang dijadikan batang pohon. Kemudian batang tersebut akan disambung dengan pohon hidup sehingga terlihat seperti bonsai dengan batang kayu yang alami.

Sejarah Bonsai Tanuki Style

Pada awalnya, teknik ini dipakai oleh orang-orang untuk membuat tetesan dari rakun mati sebagai sarana pelindung dari roh jahat. Namun kemudian, pada masa pemerintahan Tokugawa di Jepang, teknik ini mulai disukai sebagai hiasan tanaman indoor.

Proses Pembuatan Bonsai Tanuki Style

1. Siapkan kayu mati yang memiliki bentuk yang menarik untuk dijadikan batang bonsai. Kayu mati harus dibersihkan dan dihaluskan agar tidak mengganggu pertumbuhan pohon baru. 2. Pilih pohon yang akan disambung dengan batang kayu. Pilih pohon yang memiliki diameter batang yang sesuai dengan diameter kayu. 3. Potong kayu mati dengan ukuran sesuai dengan potongan batang pohon yang akan menjadi bonsai. 4. Lakukan pengubahan bentuk batang kayu jika diperlukan agar lebih cocok dengan pohon hidup. 5. Sambungkan kayu mati dengan batang pohon hidup menggunakan lem untuk tanaman. 6. Letakkan hasil sambungan di atas pot dan biarkan pohon tumbuh dan berkembang.

Keunggulan Bonsai Tanuki Style

Bonsai Tanuki Style memiliki keunggulan dalam beberapa hal dibandingkan dengan bonsai biasa, yaitu:1. Harga yang lebih murah karena menggunakan batang kayu mati. 2. Mampu bertahan dalam waktu yang lama karena kayu mati tidak mudah membusuk. 3. Tampilannya yang unik dan menarik. Bonsai Tanuki Style

Bonsai Tanuki Style

Asal Usul dan Penyebaran

Bonsai Tanuki Style adalah teknik bercocok tanam yang dilakukan dengan cara menanam pohon yang masih hidup pada sebuah stump atau kayu mati yang diubah menjadi potongan pohon yang memiliki bentuk mirip dengan pohon yang telah berumur puluhan tahun. Teknik ini berasal dari Jepang dan telah tersebar di seluruh dunia.Teknik Bonsai Tanuki Style pertama kali diperkenalkan di negeri Sakura pada zaman feodal. Teknik ini digunakan oleh pengrajin kayu untuk membuat barang-barang seni seperti lukisan dan patung. Selain itu, teknik ini juga sering digunakan oleh para perajin bonsai untuk menciptakan bonsai yang cukup unik dan menarik. Tanaman yang digunakan bisa berupa pohon ataupun semak yang memiliki batang besar dan cukup kuat.

Penamaan dan Ciri-Ciri

Nama latin bonsai Tanuki Style adalah "Phoenix Grafting". Teknik bercocok tanam Bonsai Tanuki Style ini memberikan kesan alami pada tanaman bonsai karena mengandung unsur alam dengan mengkombinasikan kayu yang sudah tua dengan penanaman pohon yang masih hidup. Hal tersebut memberikan kesan bahwa bonsai tersebut sudah bertahun-tahun menghuni suatu lingkungan yang selalu mengalami perubahan di dalam hidupnya.Biasanya, bonsai Tanuki Style memiliki bentuk kayu yang menjadi landasan dan menjadi batang bonsai tersebut. Oleh karena itu, batang bonsai Tanuki Style memiliki atau akan berkembang dengan bentuk yang berbeda-beda. Setelah itu, tanaman bonsai yang diinginkan akan dipasang di atas kayu tersebut dan dibiarkan menyerap nutrisi. Cara ini menambah kesan estetika dan ilusi alami pada bonsai Tanuki Style.

Harga

Harga bonsai Tanuki Style sangatlah bervariasi tergantung pada jenis pohon yang dipilih, ukuran dan bentuk. Bonsai Tanuki Style lebih mahal dibandingkan dengan bonsai konvensional karena proses pembuatan bonsai Tanuki Style yang cukup rumit dan membutuhkan waktu yang lebih lama.

Kesimpulan

Bonsai Tanuki Style merupakan teknik bercocok tanam pohon yang sangat unik dan menarik. Teknik ini memberikan kesan alami pada tanaman bonsai karena mengandung unsur alam dengan mengkombinasikan kayu yang sudah tua dengan penanaman pohon yang masih hidup. Teknik ini berasal dari Jepang dan mendapat pengakuan dunia sebagai salah satu teknik unik dalam membuat bonsai. Namun, karena dapat bertahan lebih lama, membuat harga bonsai ini lebih mahal dibandingkan dengan bonsai konvensional. Bagi pecinta bonsai, bonsai Tanuki Style layak untuk dicoba karena memiliki kesan estetika dan ilusi alami pada bonsai tersebut.

Terimakasih Telah Membaca Artikel Tentang Bonsai Tanuki Style

Kami berharap artikel ini telah memberikan pengetahuan yang baru dan menarik untuk Anda. Jangan lupa untuk berbagi artikel ini kepada teman dan keluarga yang juga suka dengan bonsai. Jika Anda memiliki pertanyaan atau ingin berbagi pengalaman anda dengan bonsai, jangan ragu untuk meninggalkan komentar. Terimakasih telah membaca artikel ini dan jangan lupa kunjungi website kami lagi untuk mendapatkan informasi menarik lainnya seputar bonsai dan kebun. Sampai jumpa lagi!

Posting Komentar untuk "Membuat Bonsai dengan Gaya Tanuki Style"