Yukternak.com
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal Bonsai Formal Style dan Cara Merawatnya

Ekormurai.com - Bonsai Formal Style atau dalam bahasa Jepang dikenal dengan sebutan "Chokkan" merupakan salah satu jenis tata letak cabang dalam seni bonsai yang sangat populer di seluruh dunia. Karakteristik utama dari gaya bonsai ini adalah garis lurus yang proporsional, memiliki cabang simetris yang diatur dengan baik, dan mempunyai akar berstruktur tajam. Bonsai jenis ini seringkali dikaitkan dengan kesederhanaan, elegan, dan keteraturan yang bagus. Dengan tampilannya yang indah, bonsai formal style cocok untuk dihadirkan sebagai dekorasi ruangan ataupun sebagai koleksi untuk penggemar bonsai.

Bonsai Formal Style

Introduction

Bonsai is the art of growing miniature trees in pots. It originated in China and then spread to Japan and other parts of the world. Bonsai trees come in many styles, and one of the most popular is the Formal Style.

What is the Formal Style?

The Formal Style, also known as the Chokkan style, is characterized by a straight trunk, symmetrical branches, and a triangular or pyramidal shape. The tree should be balanced and proportional, with the foliage arranged in a regular pattern.

How to create a Formal Style Bonsai?

To achieve a Formal Style bonsai, it is necessary to start with a young plant. The trunk should be straight and slender, with a small taper towards the top. The primary branches should be positioned at regular intervals, with secondary branches growing from them.

Pruning and Shaping

To maintain the Formal Style, regular pruning and shaping are necessary. The branches should be trimmed to maintain their symmetry, and the foliage should be arranged in a regular pattern. Wiring can also be used to shape the branches and trunk.

Examples of Formal Style Bonsai

Formal Style BonsaiSome examples of Formal Style Bonsai include the Juniper, Cedar, and Pine. These trees are often used in Japanese gardens and are prized for their elegance and simplicity.In conclusion, the Formal Style is a popular choice for Bonsai enthusiasts who appreciate symmetry and balance. The key to creating a successful Formal Style Bonsai is to start with a young plant and to maintain its shape through regular pruning and shaping.

Bonsai Formal Style

Pengenalan

Bonsai merupakan seni hortikultura yang berasal dari Jepang. Bonsai berasal dari kata bon, yang berarti wadah atau pot, dan sai, yang bermakna tanaman atau pohon kecil. Secara sederhana, bonsai adalah seni menanam pohon atau tumbuhan dalam pot kecil dan memperkecil ukuran secara proporsional sehingga terlihat indah dan unik.Bonsai Formal Style adalah salah satu gaya dalam seni bonsai yang sangat terkenal di seluruh dunia. Gaya ini disebut juga dengan gaya Eropa atau Bonsai Barat. Gaya Formal Style biasanya digunakan untuk jenis pohon yang memiliki cabang yang kuat dan tegak lurus.

Asal Usul

Gaya Formal Style pertama kali muncul pada pertengahan abad ke-20 di Eropa. Saat itu, seni bonsai masih menjadi hal yang sangat eksotis dan hanya dipegang oleh beberapa orang. Namun, dengan semakin populernya seni bonsai, gaya Formal Style dengan cepat menjadi populer dan mendapat perhatian dari para seniman bonsai di seluruh dunia.

Nama Latin

Beberapa jenis pohon yang cocok untuk dibentuk ke dalam gaya Formal Style antara lain: 1. Fagus sylvatica (Beech)2. Quercus palustris (Pin Oak)3. Carpinus betulus (Hornbeam)4. Acer buergerianum (Trident Maple)

Ciri-ciri dan Karakteristik

Gaya Formal Style ditandai dengan batang yang lurus atau sedikit membengkok yang dinaikkan dan diikat-ikat dengan kawat untuk membentuk sudut-sudut siku atau melengkung secara halus. Cabang-cabang pada bagian atas pohon biasanya dipotong sedikit untuk membangun bentuk yang seragam. Sebuah pohon Formal Style harus tampak stabil dan proporsional, dan akar-akarnya harus ditanam dekat ke dalam pot.Gaya Formal Style biasanya ditanam di pot dengan bentuk persegi panjang atau segiempat, dan pot itu sendiri biasanya terbuat dari bahan keramik, tanah liat, atau kayu.Patung atau miniatur benda lainnya dapat ditambahkan ke tanah atau pot untuk menambahkan dimensi artistik ke bonsai, seperti miniatur patung dari kayu atau potongan-potongan batu.

Harga

Harga dari sebuah bonsai Formal Style bervariasi tergantung pada berbagai faktor, seperti jenis pohon, ukuran, tempat asal dan usia. Beberapa spesies pohon yang lebih langka dan lebih tua bisa dibanderol dengan harga yang sangat tinggi untuk ukuran yang sama, sementara yang lebih umum dan lebih muda mungkin akan lebih terjangkau.

Penyebaran

Gaya Formal Style telah menyebar ke seluruh dunia dan telah menjadi salah satu gaya bonsai yang paling populer di seluruh dunia. Banyak bonsai Formal Style yang dibentuk di Jepang, namun banyak juga yang dibentuk di negara-negara lain, termasuk dalam spektrum dunia tikus seperti Indonesia.

Kesimpulan

Bonsai Formal Style adalah salah satu gaya bonsai yang paling populer di seluruh dunia. Gaya ini memiliki ciri-ciri yang jelas dan mudah dikenali, seperti batang lurus atau sedikit membengkok, pot persegi panjang atau segiempat, dan cabang-cabang yang dipotong sedikit untuk mengikuti bentuk yang seragam. Harga bonsai Formal Style bervariasi, tergantung pada berbagai faktor, dan telah menyebar ke seluruh dunia.

Terima Kasih Telah Membaca

Itulah tadi pembahasan mengenai gaya formal dalam bonsai. Dengan mengikuti tips di atas, kamu bisa membuat bonsai yang sudah kamu miliki menjadi lebih menarik dan elegan. Jangan lupa, perawatan yang tepat sangat dibutuhkan agar bonsaimu tetap sehat dan indah. Sampai jumpa lagi di artikel selanjutnya untuk tips-tips menarik seputar tanaman bonsai. Terima kasih dan selamat mencoba!

Posting Komentar untuk "Mengenal Bonsai Formal Style dan Cara Merawatnya"